Banyak o
rang menafsirkan Alam ghaib dengan berbeda beda dan semua itu syah-syah saja. Karena berbagai cara pandang yang berbeda sehingga memunculkan ragam pengertian yang mungkin pada dasarnya sama yaitu alam yang tak kasat mata. Tapi pengertian kasat mata tidaklah cukup untuk suatu pemenuhan dahaga ilmu yang sangat kompleks ini.
Alam ghaib memiliki dimensi yang berbeda dengan dimensi alam nyata. Penghuninya juga berbeda-beda antara alam nyata dan alam ghaib. Mereka masing-masing dipisahkan oleh dimensi ruang, waktu dan frekwensi yang sangat berbeda. Hal itulah yang menyebabkan kita tidak bisa melihat secara nyata dengan makhluk-makhluk penghuni Alam ghaib.
Lalau bagaimana dengan pengalaman orang-orang yang dapat berinteraksi langsung dengan makhluk-makhluk penghuni Alam ghaib. Interaksi itu akan dapat terjadi ketika salah satu atau keduanya berusaha menyelaraskan energi dan frekwensi untuk menembus sekat-sekat dimensi itu. Para leluhur kita sangat pandai melakukan hal-hal yang seperti itu. Mereka bisa berinteraksi dan bertukar informasi dengan makhluk-makhluk ghaib. Sehingga mereka bisa lebih berhati-hati dan waspada dalam menjalani hidup.
Sangat benar jika kita diberi anugerah Tuhan pengetahuan tentang Alam ghaib yang sangat sedikit. Selama ini, untuk pengetahuan ilmu-ilmu ghaib biasanya dilakukan dengan berbagai lelaku dan tirakat. Bahkan, orang-orang terdahulu menggunakan mantra-mantra tertentu untuk membuka atau memasuki pintu Alam ghaib. Menurut keterangan dari orang-orang yang bisa memasukiAlam ghaib, bahwa banyak penduduk dan kemegahan Alam ghaib itu jauh lebih dahsyat dari dunia nyata. Namun,Alam ghaibitu akan tetap menjadi misteri sebelum kita benar-benar mencoba masuk dan berinteraksi dengan penghuninya.






0 komentar:
Posting Komentar